Home > Roda Dua > Ganti Merk dan Spek Oli Buat Siputih

Ganti Merk dan Spek Oli Buat Siputih

Repsol, orang pasti akan teringat sama Motogp, Team balap motor yang sedang naik daun dan meraih juara dunia dengan joki pria asal negeri Kangguru ini sedang booming, trus hubungan sama siputih apaan !!! yah gak ada sih, hehehe…

Yah sebenarnya ada sedikit kesamaan nya, yaitu antara siputih dengan RC212V tunggangan nya si Stoner sama-sama menggunankan oli merk Repsol cuma berbeda peruntukan dan speknya. Nah balik ke Oli yang di pakai siputih, hampir 6 tahun ini siputih di cekokin oli repsol terus, paling cuma awalnya aja pas baru keluar dari dealer pake oli Federal dan sampai dengan penggantian oli gratis abis dari dealer baru deh coba2 oli merk lain. Nah sempat beberapa kali gonta ganti oli, jatuh lah pada Oli Repsol Moto 15W50 dan kadang juga pake yang Repsol Moto 20W50, tergantung medan yang akan dilalui siputih. Hampir 5 Tahun berjalan gak pernah ganti2 oli, sampai pada bulan kemarin siputih dicoba lagi ganti oli merk lain yaitu pake Oli Castrol Power 1 dengan spek 10W40.

Nah alasan ane mau coba pake ini oli Castrol karena penasaran juga, selama ini kan pake spek dengan SAE 15W50 untuk tingkat kekentalannya, nah sekarang pabrikan malah menggunakan spek SAE 10W30 untuk digunakan produk yang sama denga siputih yang disinyalir lebih ramah lingkungan, lebih irit, dan rendah polutannya. berdasarkan dari itu siputih coba menggunankan oli dengan spek lebih encer, tapi gak langsung ke SAE 10W30, tetapi bertahap dulu ke SAE 10W40, melihat bahwa siputih juga cukup berumur dan seal2 maupun daleman mesinnya sudah gak begitu presisi akibat gesekan dan penggunaan selama hampir 6 tahun dan melihat efeknya dulu.

Sudah dimasukkan oli Castrol Power1 bulan lalu, dan tepat hari ini adalah 1 bulan. Secara power dan accelaration lebih ringan dan terasa ngisi terus power nya (mungkin krn olinya lebih encer jadi kerja mesin sedikit ringan) dan sedikit lebih bergetar mesin siputih (mungkin juga karena pengaruh encer, jadi kurang meredam getaran di mesin), pokoknya bkin siputih lebih ngacir, heheheh… nah ada tapinya nehhh… setelah penggunaan selama 1 bulan ternyata ada pengurangan volume oli di mesin, bisa dilihat dari dipstick penutup oli mesin, posisi oli tidak ada di batas minimal oli pada dipstick, coba di puter dipsticknya sampai menutup ternyata ada oli sedikit menyangkut di ujung dipstick.

Dari hasil tersebut ane menganalisa ada 2 kemungkinan, yang pertama adalah oli tersebut berkurang krn adanya penguapan di ruang mesin akibat panas nya putaran mesin, mengingat oli tersebut lebih encer, atau kemungkinan kedua yaitu adanya kebocoran di seher (piston) ataupun ring seher (piston) yang sudah tidak presisi ataupun dinding blok head yang sudah tergores gores, sehingga menyebabkan oli masuk ke ruang mesin dan terjadi pembakaran oli di ruang mesin yang menyebabkan berkurang nya oli, hal ini bisa dilihat dengan kasat mata melalui lubang knalpot bilamana ada asap putih keluar dari knalpot.

Hal ini sedang ane selidiki kembali, krn beberapa kali sempat melihat fenomena asap putih keluar dari knalpot tapi tidak banyak, dan bila memang benar ada sedikit oli yg ikut terbakar krn bocor ke ruang pembakaran, tenang ane sudah ada obat nya untuk menanggulanginya dan ane akan bahas di artikel selanjutnya.

Overall untuk Oli Castrol Power 1 10W40 cukup recomend untuk penggunaan keseharian melihat kondisi dijalan saat ini membutuhkan mesin kerja extra karena sedikit terhambat diperjalanan yang mengharuskan mesin terus menggerung, dengan menggunankan SAE lebih encer, maka mesin lebih ringan bekerjanya. Yah ini menurut opini ane loh yahhh, sok kalo salah mohon di koreksi.

Salam

*Tambah ngacir neh Siputih*

Categories:Roda Dua Tags: ,
  1. bule
    21 October 2012 at 20:37

    untuk motor lama harusnya oli yang kental bro dan hindari pake oli syntetic,karena pasti nguap. Oli syntetic pelumasannya bagus karena molekulnya kecil dan meresap ke celah tersempit namun akan menguap jika di pakein ke motor lama.untuk pemakaian dalam kota dan bukan touring jarak jauh,saran ane pake oli mineral 20w-50 api SJ/SL/SM aja bro..tarikannya emang payah tapi cocok buat mesin torsi gede,jalan macet,dan jarak pendek.

  2. bule
    21 October 2012 at 20:58

    tambahan bro,oli kental 20w-50 tidak cocok buat jalan jauh puluhan KM atau rpm tinggi.karena tipikal oli nya lambat panas namun jika udah panas maka lama dinginnnya,sifat oli ini menyimpan panas mesin.oli kental 20w-50 sangat tidak di anjurkan untuk jarak jauh,namun sangat baik buat jarak pendek atau dalam kota atau pemakaian normal atau harian karena suhu mesin akan tetap ideal jika di pake jarak pendek atau menengah.

    Sedangkan oli 10-40 atau yang lebih encer sangat cocok buat jalan jauh,atau panas panasan jangka lama karena olinya cepat dingin atau tidak menahan panas.gak di anjurkan buat jarak pendek karena oli ini sebenarnya buat balapan bukan harian.oli ini bertipikal cepat dingin dan tidak menahan panas.kalo di pake buat harian pergi kerja pulang kerja,bisa fatal.part part bisa AUS. Oli ini cuma di rancang buat rpm tinggi bukan pemakaian normal karena cepat dingin.sedangkan oli bekerja ideal pada suhu HANGAT di antara 50-80 derajat celcius.terima kasih.

  3. 16 February 2013 at 16:56

    gag kebalik bro…???

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: